Kota Berasap

Assalamualaikum

Bismillahirahmanirrahim

Kalau pulang kampung itu, pasti pengen banget kan menikmati sesuatu yg menyenangkan. kali ini aku pulang ke palembang dengan tujuan nengokin yangti (nenekku, Ibunya papa). yang kondisinya sedikit menurunan. harusnya dengan alesan ini pun, tidak mengurangi kenikmatan untuk enjoy palembang.

okey... jam 15.00 aku take off dari Jakarta Halim perdana kusuma dengan menggunakan maskapai citilink. seperti biasa sih, gak ada keterlambatan. dan jam 14.30 persis kita dah boarding. ketika persiapan take off, sang pilot memberi informasi bahwa selama diperjalanan agak sedikit berawan. okehlah.. mo ujan kali ya. akhirnya, dengan membaca Bismillah terbanglah si pesawat ini.

karena perut kenyang dan mata mengantuk, akhirnya aku memutuskan buat bobo bentaran gitu. mayanlah dapet kurang lebih 15 menit sd 20 menitan. mendekati landing, aku melihat awan tebal dan padat. mo hujan kali ya, kemudian ketika mengurangi ketinggian. pesawat ini emang cukup mengalami goyangan. tetapi Alhamdulah Landed safely.

Pemandangan asing mulai menyelimuti. Asheeeg... jdi harusnya matahari bersinar terik. cuma tertutup oleh awan, makanya tidak terlihat jelas, bahkan cenderung mendung seperti akan hujan. Alhamdulillah aku di jemput papa. dan satu hal yang kutanyakan ketika pertama ketemu beliau. Ini gelap karena mendung mau hujan, atau memang gelap karenan kabut asap. dan papa pun menjawab karena kabut asap. okeh... everything is running well (for a while).

sesampai dirumah yang kebetulan emang sudah magrib, karena pas nyampe palembang kan masih sore dan menyempatkan diri buat makan pempek dulu 😂😂😂 lalu beberes dan Magriban dulu. trus kenapa aku tiba - tiba nanya, ini tetangga sebelah mana yang bakar sampah. baunya asepnya strong bgt. akhirnya, baru ngeh kalo ini kabut asap yg berasa kenceng banget.







lalu aku mengunduh aplikasi yg bisa deteksi kondisi udara saat ini airvisual. dan ini bisa mendeteksi seberapa parah, bagus dan bagus banget kondisi udara saat ini. nah yg disebelah kiri ini adalah kondisi kota palembang di jam 20.00 malam. asli ini... mendadak bikin nafas ngaps banget. ditambah sebelum kepalembang, aku emang udah ada cikal bakal batuk. eh kesini malah jd batuk beneran kan ya.


Kondisi ini membuat aku mesti dan harus pakai masker buat menutup hidung dan mulut. kebayang dong kayak apa parahnya,














Ternyata keparahan gak sampe disitu doang gaes. jam 02.00 pagi air visual semakin menyatakan kondisi very unhealthy. ya no wonder sih, pas bangun subuhan tadi. berasa bgt udaranya gak enak. duh... sedih banget.

kebayang gak sih, keluarga besar baik dari papa dan mama semua ada di palembang. kepikiran apa yang akan dilakukan oleh pemerintah buat menuntaskan masalah yang gak pernah selesai ini? dan selalu berulang pada setiap tahunnya?


karena ini sudah tindakan kriminal tahunan, harusnya pemerintah bisa bersikap tegas kepada perusahaan yang dengan niat dan sengaja membakar hutan demi peremajaan tanaman. demi menghabiskan biaya sedikit, penghematan tenaga kerja mereka rela membakar tanaman agar menjadi lahan baru. lalu mengorbankan semua lapisan masyarakat. dampaknya pun gak main main loh. bikin sakit. dan sakitnya bisa macem2. hfuuft...


Semoga kabut asap ini segera berakhir ya...
dan palembang kembali menjadi kota yg free dr kabut asap
gak mesti maskeran di malem hari dan dirumah
Aamiin


Laff,
Mizzsekar

Comments

Popular Posts